DOSEN MENGABDI

Menuju Investment Society Tahun 2022 Bagi Generasi Muda Penggerak Komunitas

Niken Savitri Primasari, SE., MM., Ak., AWP, Mohommad Ghofirin, S.Pd., M.Pd.
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Keberadaan pasar modal berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional. Karena pasar modal merupakan tempat bertemunya entitas yang menghimpun dana (investor) antar pihak yang bertransaksi untuk menanamkan modalnya pada dana (perusahaan) yang membutuhkan kegiatan sekuritas, maka entitas dapat memperoleh tambahan modal untuk memperluas jaringan usahanya.

Pasar modal investasi telah menarik perhatian kaum milenial. Kini, setelah investasi di pasar modal menjadi sangat populer, fakta ini membuktikan bahwa kaum milenial adalah investor individu terbesar yang berdemonstrasi di pasar saham. Berdasarkan data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tercatat jumlah investor di pasar modal Juni 2020 mencapai 2,9 juta.

Sebagai Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, pasar modal Indonesia juga sebenarnya memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang. Dengan dikeluarkannya fatwa DSN no. 80/DSN-MUI/III/2011 tentang penerapan prinsip syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek tanggal 8 Maret 2011, maka Bursa Efek Indonesia dinyatakan telah menjalankan mekanisme kegiatannya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Hingga saat inipun sebagaian besar saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah sekitar 300 saham masuk ke dalam daftar efek syariah.

Pengabdian masyarakat ini berusaha untuk memberikan pengenalan berupa tutorial dan pendampingan kepada generasi muda baik yang berada pada komunitas tertentu dan merupakan penggerak masyarakat yang aktif berorganisasi dan beropini di kalangan struktur masyarakat tertentu, dalam hal ini adalah dua kelompok mitra yang akan mendapatkan edukasi tentang pasar modal tentang pentingnya berinvestasi selain menabung, dari teoritis sampai teknis sampai kemudian mereka dapat melakukan sendiri transaksi individu di pasar modal yang menguntungkan. Mitra adalah kelompok mahasiswa UNUSA dan komunitas tertentu dalam hal ini kader muda penggerak IPNU dan IPPNU yang memiliki keinginan kuat untuk belajar dan mendapatkan pelatihan tentang pasar modal serta memiliki dana yang tidak terpakai, untuk diinvestasikan.

Mengacu kepada hal tersebut, maka permasalahan prioritas mitra yang mencakup hal-hal berikut ini.

  1. Pemahaman dan pemikiran yang salah mengenai investasi saham yang menyebabkan para generasi muda dan kader muda pada komunitas tertentu dalam hal ini IPNU dan IPPNU takut untuk memulai berinvestasi di pasar modal Indonesia.
  2. Baik mahasiswa maupun kader muda yang masih berusia sekolah, mereka memiliki banyak waktu luang selama masa pandemic ini, namun mereka dituntut juga untuk cerdas mengelola keuangan yang terbatas, dan memanfaatkannya seefisien mungkin.

Persoalan tentang bagaimana memanfaatkan waktu luang yang dapat menghasilkan pendapatan tambahan serta bagaimana strategi mengatasi nilai uang yang setiap tahun selalu mengalami penurunan harga dibandingkan dengan harga barang yang dibeli, sehingga kekayaan yang dimiliki semakin lama semakin habis karena tingkat bunga bank seringkali lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi.

Berdasarkan pada permasalahan tersebut, maka diperlukan peningkatan wawasan dan keterampilan/keahlian untuk mengelola keuangan keluarga secara tepat serta pengenalan akan pentingnya investasi dibandingkan menabung. Investasi saham adalah salah satu investasi yang akan memberikan potensi keuntungan dengan resiko yang dapat dikontrol.

Pengabdian ini juga ingin memberikan wawasan bahwa perdagangan saham tidak spekulatif seperti berjudi, melainkan memilih saham berdasarkan pertimbangan yang jelas dari segi teknis dasar dan strategi entry (beli dan jual) yang mengedepankan faktor psikologis. stabil. Stabilitas psikologis merupakan faktor penentu keberhasilan perdagangan saham, kecuali pengalaman dan pengetahuan pasar modal.

Literasi dan berbagai pelatihan terkait investasi saham, marak sekali dilakukan pada masa-masa pandemic ini. Namun belum ada pelatihan yang melakukan pendidikan literasi untuk masyarakat society desa. Umumnya proses literasi, pendidikan dan pelatihan ini dilakukan secara online dan hanya dapat diikuti oleh beberapa masyarakat perkotaan. Sedangkan banyak sekali potensi di masyarakat pedesaan yang selayaknya pun diliterasi untuk peningkatan kesadaran masyarakat pada pentingnya berinvestasi untuk meningkatkan nilai kemakmuran yang tidak tergerus oleh inflasi.

Dengan demikian, diharapkan sebagian besar masyarakat pedesaan dan komunitas yang merupakan penggerak, mulai mengenal dan menjalankan investasinya sendiri melalui pasar modal. Hal itulah yang mendasari dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Metode pengabdian masyarakat dilakukan secara hybrid, diawali dengan edukasi dan literasi secara offline dilanjutkan dengan pendampingan secara online social media group bagi para peserta sebagai bentuk edukasi juga pendampingan.

Berdasarkan hasil pendampingan, para peserta sangat antusias untk mengikuti jalannya acara sampai selesai. Diikuti oleh antusias para peserta di social media apps yang menjadi media pendampingan dan pelatihan bagi peserta. Hasil pre dan post test menunjukkan bahwa 18% peserta yang pada awalnya belum mengetahui pemilihan saham dengan tingkat growth tinggi, setelah dilakukan pelatihan offline tersebut naik menjadi 89% peserta mampu melakukan pemilihan saham, dengan komposisi 78% mampu, mengerti dan memahami arti pada segala informasi yang berada di website idx.co.id dan 22% peserta mampu mulai memilih saham undervalue dan berinvestasi. 

Dengan hasil tersebut, maka dapat dikatakan bahwa pelatihan dan pendampingan ini telah mulai berhasil merubah mindset menuju investment society di kalangan IPNU dan IPPNU desa Mlandingan, Situbondo sebagai bagian dari community engagement kehadiran dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya untuk sebagian komunitas penggerak di Mlandingan, Situbondo. Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa bergerak hadir tidak hanya di satu desa, namun banyak di area-area desa yang belum tersentuh, untuk kemandirian kesejahteraan masyarakat. (NSP/Abdimas UNUSA/2021).

LppmUnusa

Jika mengalami kendala dalam mengakses dokumen seperti (hak akses, password file, dsb) segera hubungi admin lppm

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *