DOSEN MENGABDI

Positive Parenting untuk Orang Tua serta Latihan Self Control untuk Anak Dalam Upaya Mengurangi Kecenderungan Internet Gaming Disorder

Rahmadaniar Aditya Putri, Nur Hidaayah, Dewi Masithah
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia

Kecenderungan untuk selalu mengggunakan media teknologi atau gadget adalah salah satu fenomena yang sangat pesat berkembang. Gadget memiliki banyak fungsi bagi penggunanya sehingga dinilai lebih memudahkan. Kemudahan itu juga yang membuat seluruh individu dari seluruh kategori usia sangat bergantung terhadap gadget terutama anak-anak dan remaja.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan parenting kepada orang tua mengenai proses pengasuhan yang baik kepada anak, cucu dan anggota keluarga yang lain. Poin dalam positive parenting adalah 3P, yakni Penuh kasih sayang, Penghargaan, dan Persahabatan, serta memberikan pelatihan kepada anak mengenai Self Control dalam upaya  mengurangi kecenderungan internet gaming disorder, karena dari hasil pengamatan didapatkan bahwa anak dan para remaja lebih memanfaatkan waktu luangnya dengan bermain game tanpa adanya pendampingan oleh orang tuanya, dan belum pernah terdapat progam latihan Self Control. Latihan yang dilakukan dengan pemberian edukasi dan video-video informatif terkait internet gaming, faktor-faktor penghambat dan pendorong, dampak negatif bila berlebihan games, tips bagaimana megurangi, mini game, serta pemberian remind card sebagai tugas untuk mengurangi penggunaan internet gaming. Setiap kegiatan pada pelatihan ini memiliki makna yang tersembunyi, dan manfaat dari kegiatan-kegiatan tersebut adalah memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mengontrol diri sendiri.

Pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui daring media zoom dengan peserta para orang tua sejumlah 45 orang yang berusia 25-65 tahun dan latihan secara langsung pada anak sejumlah 45 peserta yang berusia 7-12 tahun yang tinggal di wilayah RW V Kelurahan Tambak Sawah Waru Sidoarjo. Kegiatan dilakukan selama 4 kali pertemuan, tiap pertemuan melakukan kegiatan latihan yang berbeda. Uji tingkat pengetahuan menggunakan selembar kuisioner yang berisi pertanyaan terkait materi yang akan diberikan untuk diberikan kepada responden serta diisi sesuai kemampuan orang tua dan anak. Setelah kegiatan usai akan diberi kuesioner kembali yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan orang tua dan anak. Dari hasil penyuluhan dan latihan didapatkan hampir seluruhnya pola asuh orang tua dengan kategori penerimaan dan rata-rata pengetahuan anak mengenai kontrol diri setelah mendapatkan latihan meningkat.

LppmUnusa

Jika mengalami kendala dalam mengakses dokumen seperti (hak akses, password file, dsb) segera hubungi admin lppm

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *