Penatalaksanaan Asi Eksklusif Di Masa Pandemi

Uliyatul Laili, SST., M.Keb; Nur Zuwariah, SST., M.Kes; dr. Indi Ambang Suryadi, Sp.OG
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi baru lahir karena mengandung nutrisi yang diperlukan untuk bayi dalam proses tumbuh kembang juga mengandung antibiotik yang dapat melindungi tubuh bayi. Program menyusui sampai dengan usia enam bulan atau dikenal dengan ASI Eksklusif telah dijalankan oleh pemerintah sejak lama. Akan tetapi hingga saat ini pelaksanaan ASI Eksklusif belum memenuhi target yang diharapkan.
Terdapat banyak faktor dalam pemberian ASI eksklusif baik dari ibu maupun faktor yang mucul dari bayi itu sendiri. Faktor yang mempengaruhi produksi ASI diantaranya adalah nutrisi ibu, psikologis ibu serta faktor hormonal. Oleh karena itu, untuk dapat mencapai target ASI Eksklusif maka ibu menyusui harus terpenuhi nutrisi dan kebutuhan psikologisnya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan cara memberikan ASI Eksklusif pada masa pandemic.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan beberapa kegiatan yaitu tahap persiapan dengan melakukan analisis masalah dan koordinasi bersama mitra. Tahap kedua adalah pelaksanaan yang meliputi beberapa kegiatan yaitu memberikan penyuluhan mengenai ASI Eksklusif Pada Masa Pandemi, selanjutnya mengajarkan pada ibu cara menyusui yang benar serta cara penyimpanan dan pemberian ASI perah pada bayi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan pada ibu menyusui sebelum diberikan penyuluhan dan setelah dilakukan penyuluhan. Peningkatan pengetahuan ini disertai dengan peningkatan motivasi ibu dalam memberikan ASI eksklusif.

Gambar 1. Penyuluhan pada ibu Menyusui 
Gambar 2. Penyuluhan pada ibu Menyusui







