DOSEN MENGABDI

Festival Santri Husada : Bersama Bangkit Lawan Covid-19

UPPM Fakultas Kedok
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Pandemi Covid-19 terus menjadi musuh bersama sejak pertama kali muncul dan ditetapkan sebagai pandemi global pada awal tahun 2020. Penularan Covid-19 sudah menjalar ke segala penjuru dunia dan memunculkan klaster-klaster penularan baru. Di Indonesia sendiri, kini sedang marak ditemukannya klaster penularan Covid-19 di lingkungan pesantren. Pondok pesantren yang menjadi pusat kegiatan pembelajaran berbasis asrama menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui virus ini dapat menyebar dengan cepat.

Tidak hanya kesehatan, pandemi Covid-19 juga berdampak terhadap perekonomian. Empat dampak yang dirasakan langsung oleh Indonesia diantaranya kontraksi ekonomi, kemiskinan dan angka pengangguran meningkat, deflasi dan penurunan harga, serta ketidakstabilan sector keuangan. Hal inilah yang melatarbelakangi dipilihnya pondok pesantren sebagai tempat pelaksanaan pengabdian masyarakat bertajuk Festival Santri Husada yang dilaksanakan oleh Unit Penelitian dan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.

Festival ini diikuti oleh tujuh pondok pesantren yaitu Pondok Pesantren Al-Hikam Bangkalan, Pondok Pesantren AL-Fitrah Surabaya, Pondok Pesantren Al Jihad Surabaya, Pondok Pesantren Ammanatul Ummah Surabaya, Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Pondok Pesantren Wachid Hasyim Bangil, dan Pondok Pesantren Zainul Hadan Genggong. Acara yang dilaksanakan secara daring dalam bentuk webinar ini mendapat tanggapan yang positif dari para santri dan pengurus pondok pesantren yang ikut berpartisipasi.

Edukasi terkait penyebaran, gejala, dan penanganan Covid-19 menjadi topik utama dalam webinar kali ini. Sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan dan upaya vaksinasi Covid-19 yang sedang digalakkan oleh pemerintah juga tak luput dari perhatian. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami di tengah banyaknya informasi yang berseliweran di media massa, semoga para santri semakin paham akan pentingnya vaksinasi ini” ujar salah satu pengasuh pondok pesantren di Surabaya.

Terlaksananya kegiatan ini menjadi harapan besar bagi kita semua agar klaster pondok pesantren tak lagi bertambah dan pandemi Covid-19 dapat segera terkendali, Pondok pesantren sebagai center of excellence, diharapkan dapat menyebarkan pemahaman yang baik tak hanya untuk internal pondok pesantren, tetapi juga masyarakat di sekitar pondok yang masih sangat kental akan tradisi ketimuran dan ketokohan petinggi agama di wilayahnya.

LppmUnusa

Jika mengalami kendala dalam mengakses dokumen seperti (hak akses, password file, dsb) segera hubungi admin lppm

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *