DOSEN MENGABDI

Bakti Sosial dan Penyuluhan Kesehatan Tentang Pemeriksaan Kehamilan, Pijat Bayi serta Senam Hamil

Nur Zuwariah, SST., M.Kes dan Fauziyatun Nisa;, SST., M.Kes
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Tim pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari Dosen Program Studi D-III kebidanan, dosen D-III Kebidanan dan dosen S1 Kebidanan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Dalam rangka HUT IBI yang ke 71 Tim pengabdian kepada masyarakat ini melakukan bakti sosial sekaligus penyuluhan kesehatan tentang pemeriksaan kehamilan, pijat bayi serta senam hamil yang diselenggarakan di klinik dan laboratorium kampus A UNUSA. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema kesehatan tersebut fokus pada penyuluhan pijat bayi untuk mengatasi perut kembung dan konstipasi pada bayi.

Kegiatan penyuluhan Kesehatan tersebut dibawakan oleh Ibu Fauziyatun Nisa’, SST., M.Kes dan tim beserta mahasiswa program studi D-III Kebidanan dan S1 Kebidanan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi sesuai dengan sasaran kegiatan.  Diharapkan setelah mengikuti kegiatan tersebut, para ibu hamil dapat memahami tentang kehamilannya, mengikuti senam hamil serta bisa melakukan pijat bayi untuk mengatasi perut kembung pada bayinya sendiri.

Salah satu manfaat dari pijat bayi adalah mengatasi masalah keluhan perut kembung dan kolik pada bayi. Kembung (meteorism, tympanities) ialah suatu simtom/gejala yang menunjukkan adanya udara atau gas dalam rongga abdomen atau usus. Tanda-tanda bahwa bayi mengalami kembung sangat mudah di kenali yaitu bayi mulai rewel dan menangis tanpa alasan yang jelas, perut bayi terasa agak keras, dan bayi beberapa kali buang angin. Adanya gas yang berlebih dalam usus dapat menyebabkan anak rewel. Anak yang sering menangis akan menghirup udara yang berlebih sehingga menyebabkan peningkatan gas dalam usus dan flatus serta beresiko muncul gejala pada sistem pernafasan (Padila et al., 2019). Sedangkan kolik adalah ketika bayi yang dalam kondisi sehat menangis secara berlebihan. Kolik ditandai dengan lengkingan tangis bayi yang terjadi secara terus menerus, saat menangis kedua tangannya mengepal, wajah memerah, dan bayi menekukkan kakinya ke arah perut atau berusaha menggerakkan/mengangkat punggungnya.

Masih sering terjadi permasalahan pencernaan bayi yaitu perut kembung serta ketidaktahuan ibu untuk mengatasinya. Sehingga dalam pengabdian masyarakat ini akan diberikan penyuluhan terkait ilmu kesehatan dan memberikan praktek kepada ibu-ibu yang hadir untuk bisa melakukan pijat bayi sebagai salah satu upaya mengatasi perut kembung pada bayinya. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan dan mengajari ibu untuk bisa melakukan pijat bayi sebagai salah satu upaya mengatasi perut kembung pada bayinya.

Fina Amru Millati, S.Kom

Staff Pengabdian kepada Masyarakat, KKN, Kerjasama dan Keuangan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *