DOSEN MENGABDI

Mahasiswa dan Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Peduli Anemia Defisiensi Besi di Pondok Pesantren Al-Hikam Bangkalan Madura

dr. Diyan Wahyu Kurniasari, Sp.PK
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Surabaya, 8 September 2023 – Kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan delapan mahasiswa dan seorang dosen dari Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya telah berhasil diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Hikam, Bangkalan, Madura. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai Anemia Defisiensi Besi kepada para santri dan memberikan layanan kesehatan yang meliputi pelatihan skrining awal, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian obat gratis.

Anemia Defisiensi Besi adalah kondisi medis yang disebabkan oleh kekurangan zat besi dalam tubuh. Zat besi merupakan komponen penting dalam pembentukan sel darah merah, dan kekurangan zat besi dapat menyebabkan produksi sel darah merah yang tidak mencukupi. Penyuluhan dimulai dengan menjelaskan apa itu Anemia Defisiensi Besi, bagaimana seseorang bisa terkena kondisi ini, serta tanda dan gejala yang perlu diwaspadai.

Mahasiswa dan dosen dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya memberikan penjelasan mendalam mengenai penyebab Anemia Defisiensi Besi, yang umumnya terjadi akibat pola makan yang tidak seimbang dan kurangnya asupan zat besi dalam diet sehari-hari. Para santri diajak untuk lebih memperhatikan asupan makanan yang mengandung zat besi, seperti daging, ikan, sayuran hijau, dan makanan yang diperkaya dengan zat besi. Selain itu, penyuluhan juga membahas tanda dan gejala Anemia Defisiensi Besi, seperti kelelahan yang berlebihan, pucat, lemah, serta gangguan konsentrasi. Penyuluhan ini bertujuan untuk membantu para santri dalam mengenali gejala-gejala awal kondisi ini sehingga mereka dapat mencari perawatan medis lebih cepat.

Tidak hanya memberikan informasi mengenai Anemia Defisiensi Besi, tetapi juga cara pengobatannya. Para peserta diajarkan mengenai pengobatan yang melibatkan suplemen zat besi dan perubahan pola makan yang lebih seimbang. Kesadaran akan pengobatan yang tepat merupakan langkah penting dalam mengatasi Anemia Defisiensi Besi. Kegiatan ini juga mencakup pencegahan. Para santri diberikan informasi mengenai cara menjaga pola makan yang sehat, mengonsumsi makanan kaya zat besi, serta pentingnya memeriksa kadar zat besi dalam tubuh secara berkala.

Sebelum penyuluhan dimulai, para santri diminta untuk mengisi pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan mereka mengenai Anemia Defisiensi Besi. Setelah penyuluhan selesai, mereka mengisi post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan mereka. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman santri mengenai Anemia Defisiensi Besi, menandakan keberhasilan penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang penyakit ini. Selain penyuluhan, kegiatan ini juga melibatkan pelatihan skrining awal Anemia Defisiensi Besi kepada para santri. Mereka diajarkan cara mendeteksi gejala awal Anemia Defisiensi Besi pada diri sendiri dan orang lain. Hal ini diharapkan dapat membantu dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit ini.

Di akhir acara, tim pengabdian masyarakat memberikan layanan kesehatan kepada para santri. Pemeriksaan tinggi dan berat badan dilakukan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan mereka. Selain itu, tekanan darah dan gula darah juga diperiksa sebagai langkah awal untuk mendeteksi masalah kesehatan yang mungkin ada. Para santri juga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi tentang masalah kesehatan mereka.

Sebagai upaya nyata untuk membantu para santri, tim pengabdian masyarakat juga memberikan obat-obatan secara gratis kepada yang membutuhkan. Hal ini merupakan bentuk komitmen dari tim untuk mendukung upaya pencegahan dan pengobatan Anemia Defisiensi Besi di komunitas tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan contoh nyata dari kontribusi mahasiswa dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dalam melayani masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah.

Fina Amru Millati, S.Kom

Staff Pengabdian kepada Masyarakat, KKN, Kerjasama dan Keuangan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *