Peningkatan Keterampilan Guru Mengelola Kelas dalam Pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Jalaluddin Diwet Pogar Bangil Pasuruan

Nanang Rokhman Saleh, S.Ag., M.Th.I.
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Selama ini pembelajaran membaca Al-Qur’an di TPQ Jalaluddin sudah berjalan baik sesuai dengan petunjuk dan panduan yang terdapat di dalam buku metode qiroati itu sendiri. Namun jika ditinjau dari manajemen kelas (pengelolaan kelas) maka dapat dikemukakan bahwa pembelajaran al-Qur’an di TPQ tersebut adalah kurang kondusif dan efektif, terbukti masih adanya santri yang ramai, berbicara sendiri, kurang fokus dan tidak memperhatikan bahkan menggangu teman selama pembelajaran al-Qur’an berlangsung.
Oleh karena itu, dipandang sangat penting untuk diberikan penyuluhan tentang keterampilan guru mengelola kelas dalam pembelajaran al-Qur’an yang dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian kepada masayarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang Keterampilan Guru Mengelola Kelas dalam Pembelajaran al-Qur’an dengan Metode Qiroati. Waktu pelaksanaan kegiatan selama dua hari (sabtu-minggu atau -5-6 Agustus 2023).
Sebelum kegiatan pengabdian tersebut dimulai, para guru diberikan soal pre test tentang keterampilan mengelola kelas, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Bapak Nanang Rokhman Saleh pada hari pertama dengan materi peningkatan keterampilan guru mengelola kelas dan implementasinya dalam pembelajaran, hari kedua dengan materi minat dan motivasi santri serta wawasan tentang proses pembentukan dan pembinaan santri menjadi generasi qur’ani. Sebelum kegiatan di akhiri, para guru juga diberi soal post tes. Baik pre test maupun post test diberikan kepada guru sebelum dan sesudah kegiatan bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan pengetahuan dan pemahaman terkait materi penyuluhan serta perubahan perilaku.

Dari kegiatan pelatihan tersebut, guru-guru TPQ Jalaluddin merasa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut, karena tidak hanya mendapat materi saja namun bisa langsung diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran Al-Qur’an, sehingga diharapkan keterampilan guru mengelola kelas, motivasi dan prestasi belajar santri dalam membaca al-Qur’an, serta akhlaknya, semuanya meningkat lebih baik.





