Upaya Pencegahan Diabetes di Pesantren, Dosen FK UNUSA Berikan Edukasi Gizi Seimbang

dr. Lea Maera Shanty, Sp.PD
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Diabetes mellitus merupakan penyakit akibat kelebihan kadar gula darah, dapat disebabkan karena resistensi insulin yaitu insulin tidak mampu mengangkut gula darah ke dalam sel, atau kegagalan pankreas dalam memproduksi insulin. Diabetes mellitus dibagi menjadi 2 tipe, yaitu tipe 1 dan tipe 2. Diabetes melitus seringkali berhubungan dengan lifestyle atau gaya hidup. Sebelumnya kita ketahui konsep gizi yang digunakan adalah “4 sehat 5 sempurna”. Namun, saat ini konsep tersebut berganti menjadi “gizi seimbang”.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan mengenai diabetes melitus. Materi yang disampaikan diantaranya adalah apa itu diabetes melitus, gejala klinis diabetes mellitus, penyebab diabetes melitus, serta cara pencegahan diabetes melitus. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan santri mengenai apa itu DM (diabetes melitus), gejalanya, penyebabnya, hingga bagaimana cara mencegahnya, termasuk konsep gizi seimbang” menurut dr. Lea Maera Shanty, Sp.PD sebagai ketua dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.
Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 17 Juni 2023 di Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan. Acara dimulai dengan pembukaan, sambutan, sesi pre-test, sesi pematerian, sesi diskusi, sesi post-test, dan penutupan. Acara dihadiri oleh 20 peserta yang merupakan santri berusia 13-18 tahun. “Harapannya setelah diadakan penyuluhan ini santri mengetahui apa itu diabetes, mengetahui konsep gizi seimbang, sehingga dapat menjaga pola makan termasuk makanan yang perlu dikurangi maupun dihindari, serta giat olahraga atau aktivitas fisik”, ujar dokter spesialis penyakit dalam RSI Surabaya Jemursari yang juga merupakan dosen Fakultas Kedokteran UNUSA.





