DOSEN MENGABDI

Self Healing Upaya Mengurangi Perilaku Merokok pada Remaja di PP Assalafi Al-Fithrah Surabaya

dr. Dewi Masithah, M.Kes
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Surabaya, 11 Mei 2024 – Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA) bekerja sama dengan Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah Tanah Kali Kedinding, Surabaya, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan remaja pesantren. Acara yang dihadiri oleh 30 santri dan santriwati serta pengurus pondok ini meliputi penyuluhan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan sesi konsultasi dengan dokter.

Dengan tema “Self Healing Therapy untuk Mengurangi Perilaku Merokok pada Remaja di PP Assalafi Al-Fithrah Surabaya”, penyuluhan ini memberikan edukasi tentang teknik self healing yang dapat membantu remaja mengendalikan kebiasaan merokok. Acara ini berlangsung interaktif terlihat dari antusias peserta mengikuti jalannya kegiatan. Hal ini ditandai dengan adanya diskusi yang aktif dan peningkatan hasil post-test dibandingkan pre-test, menunjukkan pemahaman peserta yang lebih baik tentang materi yang disampaikan.

Pada sesi praktik, perwakilan santri dan santriwati diminta untuk mendemonstrasikan kembali teknik self healing yang telah diajarkan, sebagai bentuk aplikasi dari penyuluhan. Para peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga pelatihan langsung untuk memastikan mereka mampu menerapkan teknik ini dalam kehidupan sehari-hari. Pada usia remaja ditemukan bahwa kontrol diri yang rendah, merupakan salah satu faktor remaja mencoba perilaku merokok. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka merokok pada remaja seperti melibatkan pihak sekolah, pendampingan secara individu maupun kelompok. Namun, hal ini belum optimal menurunkan angka merokok tersebut. Lingkungan pondok tidak menjamin angka merokok pada remaja menurun. Rasa penasaran pada remaja hingga lingkungan bisa mendukung perilaku merokok pada remaja.

 Self-healing merupakan salah satu fase yang diterapkan dalam proses pemulihan diri baik dari bencana, musibah, kejadian traumatis, dan gangguan psikologis yang didorong, diarahkan dan dilakukan oleh insting diri sendiri mengusung motivasi sebagai aset utama.

Dr. Elly Noor, selaku pengasuh dan penanggung jawab kesehatan di pondok pesantren, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bagus dan menarik, karena dengan memberikan penyuluhan yang aktif dan diskusi interaktif, para santri diharapkan mampu menerapkan self healing tersebut pada diri sendiri maupun diajarkan kepada orang lain. Sehingga angka perokok, baik pasif maupun aktif, juga dapat menurun salah satunya dengan upaya ini,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para santri di Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah, terutama dalam hal pengendalian perilaku merokok melalui pendekatan holistik yang menggabungkan kesehatan fisik dan mental. Fakultas Kedokteran UNUSA juga berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di masa mendatang, sebagai bagian dari kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Fina Amru Millati, S.Kom

Staff Pengabdian kepada Masyarakat, KKN, Kerjasama dan Keuangan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *