Pentingnya Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila dalam Komunikasi Sehari-hari

M. Shodiq, S.Pd., M.M.
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Komunikasi memegang peranan krusial dalam kehidupan sehari-hari, khususnya antara anak dan orang tua. Fenomena yang sering ditemui di masyarakat menunjukkan komunikasi antara mereka yang menunjukkan rendahnya kesopanan dan keramahan, kurangnya rasa menghargai, serta rendahnya kemampuan untuk memberikan rasa nyaman. Masalah lomunikasi ini harus segera mendapat solusi. Suryo Subroto (dalam Ilyas: 2004) menyatakan bahwa komunikasi orang tua dengan anaknya sangat penting bagi perkembangan kepribadian anak Komunikasi orang tua berdasarkan nilai-nilai Pancasila, yang merupakan dasar falsafah negara Indonesia, memainkan peran penting dalam membentuk hubungan yang sehat antara orang tua dan anak.
Berikut adalah bagaimana komunikasi antara anak dan orang tua dapat dipahami dalam konteks nilai-nilai Pancasila: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Komunikasi orang tua dengan anak dapat tercermin dalam penghargaan terhadap nilai-nilai spiritual dan keagamaan. Orang tua dapat membimbing anak-anak dalam memahami nilai-nilai moral dan etika yang sesuai dengan ajaran agama yang dianut keluarga, serta mendorong mereka untuk mengembangkan hubungan yang positif dengan Tuhan. 2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Komunikasi yang dilandasi oleh nilai kemanusiaan yang adil dan beradab menghargai martabat setiap individu, termasuk anak-anak. Orang tua diharapkan untuk memperlakukan anak-anak dengan hormat, mengakui hak-hak mereka, dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyatakan pendapat dan perasaan mereka dengan bebas. 3. Persatuan Indonesia: Komunikasi yang mempromosikan nilai persatuan Indonesia menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara anggota keluarga. Orang tua dapat memperkuat hubungan keluarga dengan mengajarkan kepada anak-anak tentang pentingnya toleransi, menghormati perbedaan, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Komunikasi orang tua yang dipandu oleh nilai kerakyatan menekankan pentingnya melibatkan anak-anak dalam proses pengambilan keputusan keluarga. Orang tua dapat mendorong partisipasi anak-anak dalam diskusi keluarga, mendengarkan pandangan mereka, dan memberikan ruang untuk mereka menyumbangkan ide-ide mereka. 5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia:
Komunikasi yang didasarkan pada nilai keadilan sosial memperhatikan kebutuhan dan hak anak-anak secara adil. Orang tua dapat memastikan bahwa mereka memberikan perhatian yang sama kepada setiap anak, memberikan kesempatan yang setara untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka, dan memfasilitasi akses mereka terhadap sumber daya dan kesempatan. Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam komunikasi orang tua dengan anak, diharapkan dapat tercipta lingkungan keluarga yang penuh dengan kasih sayang, penghargaan, dan keseimbangan yang mendukung perkembangan anak-anak secara optimal.
Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mengajarkan pentingnya sikap sopan santun, ramah tamah, saling menghargai, dan nilai positif lainnya. Nilai-nilai ini bukan hanya menjadi landasan moral dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam praktik lomunikasi di lingkup keluarga. Namun, realita menunjukkan bahwa dalam praktiknya, komunikasi yang dilakukan antara anak dan orang tua sering kali tidak mencerminkan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia, seperti yang tercantum dalam Pancasila.
Permasalahan Remaja Karang Taruna RT.7/RW.10 Ds. Bluru Kidul Sidoarjo memberikan persepsi yang positif pada pentingnya komunikasi berlandaskan Pancasila. Namun, mereka masih bingung ketika mereka harus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam komunikasi sehari-hari Ini adalah masalah yang harus menjadi prioritas karena Pancasila adalah konsep yang sangat luas sehingga ideologi negara ini perlu dijabarkan secara rinci. masyarakat tersebut tidak mengetahui butir-butir Pancasila sehingga mereka kesulitan dalam melibatkan nilai-nilai Pancasila saat berkomunikasi dengan orang tua.
Untuk mengatasi masalah tersebut, penting bagi anak dan orang tua untuk memahami dan mempraktikkan komunikasi yang mengandung nilai-nilai Pancasila. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini ditujukan untuk menjadi solusi atas permasalahan yang berkaitan dengan komunikasi tersebut. Langkah sebagai solusinya adalah sebagai berikut:
- Memberi pemahaman tentang Pancasila dan nilai-nilainya yang dapat diterapkan dalam berkomunikasi antara anak dengan orang tua.
- Mendeskripsikan komunikasi antara anak dan orang tua anak agar mereka dapat dengan mudah menerapkan nilai-nilai Pancasila saat berkomunikasi.
- Memberikan contoh bentuk komunikasi yang melibatkan nilai Pancasila tersebut antara anak dan orang tua.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dalam tiga tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) evaluasi. Detail dari ketiga tahap tersebut adalah sebagai berikut: Tahap Perencanaan: Pada tahap perencanaan, tim PKM ini melakukan survei ke Karang Taruna Ds. Bluru Kidul Sidoarjo. Pada tahap ini, tim PKM dan dosen tim mendiskusikan masalah dan mencari solusinya. Selain itu, detail kegiatan PKM ini, seperti jadwal, peralatan, media pembelajaran, dan kebutuhan administratif juga dibahas dalam pertemuan ini. Setelah memahami permasalahan dan mendapat solusi, tim PKM menulis proposal kegiatan yang akan diimplementasikan pada tahap pelaksanaan. Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan adalah tahap inti karena pada tahap ini tim PKM memberi Karang Taruna pemahaman mendalam tentang Pancasila dan nilai-nilai yang dapat dikaitkan dengan komunikasi antara anak dengan orang tua Pemberian contoh komunikasi nyata dilakukan pada tahap ini. Kegiatan di tahap ini ditutup dengan simulasi komunikasi orang tua dengan anak dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara langsung. Tahap Evaluasi: Pada tahap ini, tim PKM melakukan evaluasi kegiatan pembelajaran komunikasi dengan melibatkan nilai-nilai Pancasila. Tim PKM dan Karang Taruna duduk bersama untuk mendiskusikan semua hal yang berkaitan dengan pembelajaran, baik sisi kelebihan maupun kekurangannya.
Hasil PKM ini menunjukkan adanya peningkatan komunikasi antara anak dan orang tua yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Peningkatannya adalah sebagai berikut :
- Peningkatan Pemahaman tentang Pancasila: Anak-anak dan orang tua mempunyai pemahaman mendalam mengenai butir-butir Pancasila dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan mengenai Pancasila harus mencakup contoh-contoh nyata yang relevan dengan komunikasi keluarga.
- Deskripsi dan Implementasi Komunikasi Berbasis Pancasila: Anak dan orang tua sudah mudah menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam komunikasi mereka, kegiatan ini akan mendeskripsikan bentuk komunikasi yang ideal.
- Contoh Komunikasi yang Melibatkan Pancasila: Selain pemahaman teoretis, anak dan orang tua sudah berkomunikasi dengan mencerminkan nilai-nilai Pancasila.





