DOSEN MENGABDI

Tim FK UNUSA Gelar Pengabdian Masyarakat Terkait Pengelolaan Sampah di PP. Hidayatullah Al-Muhajirin Madura

dr. Diah Retno K,M.Ked.Trop,Sp.MK
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Tim Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pengelolaan sampah di Pondok Pesantren (PP) Hidayatullah, Madura. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesantren dan sekitarnya tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar, terutama dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyakit. Pengabdian ini dipimpin oleh dr. Diah Retno Kusumawati, M.Ked.Trop,Sp.MK.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen FK UNUSA dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam isu-isu kesehatan lingkungan. Dalam kesempatan ini, tim yang terdiri dari dosen, dan mahasiswa tersebut memberikan edukasi tentang pentingnya pemisahan antara sampah organik dan anorganik, serta dampak buruk dari sampah plastik yang sulit terurai. Mereka juga memberikan pelatihan terkait metode daur ulang yang sederhana dan efektif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pengabdian ini mendapat sambutan yang sangat positif dari pihak pondok pesantren maupun warga sekitar. Para santri dan pengurus pondok pesantren aktif berpartisipasi dalam setiap sesi yang diadakan. Dalam salah satu sesi, dr. Diah Retno Kusumawati, M.Ked.Trop,Sp.MK menjelaskan tentang bagaimana pengelolaan sampah yang tidak baik bisa menjadi sarang penyakit, termasuk penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. “Kebersihan lingkungan adalah salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan yang padat seperti pesantren,” ujarnya. Para peserta juga diajarkan bagaimana cara membuat kompos dari sampah organik yang dihasilkan sehari-hari, seperti sisa makanan dan dedaunan. Kompos ini bisa dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman, yang tentunya sangat berguna bagi masyarakat pesantren yang memiliki lahan pertanian.

Salah satu fokus utama dari kegiatan ini adalah upaya untuk mengurangi penggunaan plastik di lingkungan pondok pesantren. Tim FK UNUSA memberikan alternatif penggunaan barang-barang yang ramah lingkungan, seperti kantong belanja kain dan botol minum yang bisa dipakai berulang kali. Dalam salah satu demonstrasi, tim menunjukkan bagaimana sampah plastik yang menumpuk dapat mencemari tanah dan air, serta memerlukan ratusan tahun untuk terurai.

“Daur ulang dan pengurangan sampah plastik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat luas, termasuk komunitas pondok pesantren. Kami berharap pesantren bisa menjadi contoh dalam upaya pelestarian lingkungan,” kata dr. Diah.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim FK UNUSA berharap dapat membangun kesadaran jangka panjang akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mereka juga berencana untuk melakukan pendampingan berkelanjutan agar program pengelolaan sampah di PP. Hidayatullah Madura ini dapat berjalan dengan baik. Tim berharap, melalui program ini, pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat dalam hal menjaga kesehatan lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri dan warga sekitar semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan bisa menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan.

Fina Amru Millati, S.Kom

Staff Pengabdian kepada Masyarakat, KKN, Kerjasama dan Keuangan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *