Cegah Obesitas pada Lansia, Dosen Unusa Berikan Edukasi Kepada Yayasan Pondok Lansia Bahagia Surabaya

Dr. dr. Rita Vivera Pane, SpKFR-K.N.M., FIPP., CIPS
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Obesitas atau kegemukan kini semakin meningkat seiring bergesernya gaya hidup modern. Ketidakseimbangan antara energi yang masuk dan keluar menjadi faktor utama penyebabnya. Banyak yang tidak menyadari bahwa obesitas adalah suatu masalah yang serius. Padahal obesitas meningkatkan faktor risiko terjadinya penyakit sistemik seperti halnya diabetes, hipertensi, serangan jantung, stroke, dan pengapuran sendi (osteoarthritis).
Pada usia lanjut, kondisi fisiologis seseorang mengalami penurunan. Ditambah lagi usia lanjut yang mengalami obesitas, tentu sangat mempengaruhi kualitas hidup. Oleh karena itu, dengan adanya tren kegemukan yang semakin meningkat, Dr. dr. Rita Vivera Pane, Sp.KFR-K.N.M., FIPP., CIPS, mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai edukasi kesehatan yang berjudul “Hidup Sehat Terbebas dari Obesitas” di Yayasan Pondok Lansia Bahagia Surabaya.
“Pola hidup zaman sekarang mulai bergeser, maunya yang instan-instan saja. Di rumah pegang HP, malam-malam pesan makanan via aplikasi, makanan datang dimakan kemudian langsung tidur, paginya tidak pernah exercise (olahraga), ada keperluan dekat maunya naik motor, tidak mau jalan kaki, di kantor maunya naik lift, malas naik tangga. Akhirnya energi yang masuk dan yang keluar jadi tidak seimbang, terlalu banyak yang masuk, yang keluar sedikit, jadinya menumpuk didalam tubuh”, ujar dosen Unusa yang juga seorang dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi (Sp.KFR) ini.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada hari Ahad, 10 Maret 2024. Acara dimulai pukul 08.00, dihadiri oleh 25 orang ibu-ibu yang berusia rata-rata diatas 50 tahun. Materi yang disampaikan mengenai definisi obesitas, penyebab obesitas, cara mencegah obesitas, dan rekomendasi olahraga atau senam untuk lansia. Di akhir sesi, dosen yang juga doktor konsultan obesitas ini memberikan demo atau simulasi senam yang aman untuk lansia. Senam sehat dan aman bagi lansia yang diberikan juga dapat diakses di kanal YouTube melalui tautan ini https://youtu.be/mX93udzTy8M?si=jZGnEtKi2RhJ15rf.
Dr. Rita juga menambahkan, pola makan yang salah juga berisiko meningkatkan angka kejadian obesitas. “Saat ini kita hidup di zaman tiada hari tanpa tepung, misalnya makan tidak enak kalau tidak pakai kerupuk. Kalau goreng tempe atau ayam dikasih tepung. Snack-nya mie atau seblak. Tanpa disadari bahan makanannya dari tepung semua itu. Ditambah lagi minumnya maunya yang manis-manis, jarang makan buah dan sayur”.
Acara berlangsung kurang lebih selama 2 jam. Peserta sangat antusias karena materi yang disampaikan sangat bermanfaat, serta pembawaan materi maupun senam yang menarik. Harapannya, dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini peserta dapat mengamalkan ilmu yang didapat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Serta menyebarkan kepada saudara atau kerabat sekitarnya sehingga dapat membawa dampak positif yang lebih luas lagi. Dengan demikian dapat membantu menurunkan angka kejadian obesitas khususnya pada lansia dan meningkatkan kualitas hidup mereka.





