Strategi Membangun Brand Awareness Centre of Excellence RS Islam Surabaya di Era Society 5.0

SURABAYA – Perkembangan teknologi digital dan meningkatnya persaingan pelayanan kesehatan mendorong rumah sakit untuk terus berinovasi dalam membangun citra dan kepercayaan masyarakat. Tidak hanya mengandalkan kualitas pelayanan, rumah sakit juga perlu memiliki strategi komunikasi dan penguatan merek yang mampu menjangkau kebutuhan masyarakat di era Society 5.0.Hal tersebut menjadi topik utama dalam kegiatan Perhumasri Class Edisi 143 yang mengangkat tema “Membangun Brand Awareness Centre of Excellence RS Islam Surabaya di Era Society 5.0”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Humas Rumah Sakit Indonesia (Perhumasri) ini menghadirkan Budhi Setianto, ST., M.Kes., Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan RS Islam Surabaya A. Yani, sebagai pembicara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 13 Mei 2025, mulai pukul 20.00 WIB melalui platform Zoom Meeting. Acara ini juga menghadirkan Rizal Rumpa, Koordinator Humas & Marketing RS Islam Faisal Makassar, sebagai host.Memperkuat Brand Awareness melalui Centre of Excellence Pembahasan mengenai brand awareness Centre of Excellence (CoE) RS Islam Surabaya A. Yani menjadi bagian penting dalam upaya memperkenalkan dan memperkuat layanan unggulan rumah sakit kepada masyarakat. Centre of Excellence merupakan pendekatan pengembangan layanan yang menitikberatkan pada kompetensi, kualitas pelayanan, dukungan teknologi, dan pengalaman pasien.
Dalam menghadapi era Society 5.0, pengembangan CoE perlu didukung oleh strategi komunikasi yang terintegrasi. Masyarakat semakin mudah memperoleh informasi melalui media digital, sehingga rumah sakit perlu menyampaikan keunggulan layanan secara jelas, konsisten, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Melalui tema yang diangkat, kegiatan ini menjadi wadah berbagi wawasan mengenai bagaimana rumah sakit dapat membangun brand awareness dengan mengintegrasikan pengembangan layanan unggulan, inovasi teknologi, serta penguatan sumber daya manusia. Pendekatan tersebut dapat mendukung upaya rumah sakit dalam membangun identitas sebagai institusi pelayanan kesehatan yang modern dan terpercaya.
Strategi Digital dan Penguatan Kepercayaan Masyarakat
Brand awareness pada layanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan seberapa dikenal suatu rumah sakit, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami keunggulan layanan dan membangun kepercayaan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.
Pemanfaatan media digital, komunikasi publik, dan strategi pemasaran yang berorientasi pada pasien menjadi peluang untuk memperluas jangkauan informasi mengenai Centre of Excellence. Namun, komunikasi merek perlu berjalan seiring dengan kualitas pelayanan yang nyata, keselamatan pasien, serta pengalaman positif masyarakat.
Dalam konteks RS Islam Surabaya A. Yani, penguatan brand awareness CoE dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan layanan unggulan dan peningkatan daya saing rumah sakit. Strategi tersebut perlu didukung oleh kolaborasi lintas unit, mulai dari manajemen, tenaga kesehatan, bagian pemasaran, humas, hingga sumber daya manusia.
Kegiatan edukasi mengenai brand awareness dan transformasi digital memiliki relevansi dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui berbagi pengetahuan dan peningkatan kompetensi peserta dalam memahami strategi komunikasi, pengembangan merek, dan transformasi digital. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia serta pengembangan kemampuan organisasi dalam beradaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis dan teknologi. Keterkaitan dengan SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi digital untuk mendukung pengembangan layanan serta komunikasi organisasi. Keterkaitan dengan ketiga tujuan SDGs tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas manusia dan pemanfaatan teknologi dapat menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Dalam sektor kesehatan, penerapannya perlu diarahkan pada peningkatan mutu pelayanan, penguatan kepercayaan masyarakat, dan pemberian manfaat nyata bagi pasien serta masyarakat secara luas..
Membangun Rumah Sakit Modern dan Terpercaya
Perhumasri Class Edisi 143 melalui tema Membangun Brand Awareness Centre of Excellence RS Islam Surabaya di Era Society 5.0 menjadi wadah untuk memperluas wawasan mengenai hubungan antara pengembangan layanan unggulan, komunikasi merek, dan inovasi teknologi. Melalui kegiatan ini, pemahaman mengenai strategi brand awareness diharapkan dapat mendukung pengembangan komunikasi organisasi yang lebih terarah. Penguatan citra rumah sakit pada akhirnya perlu dibangun melalui sinergi antara kompetensi sumber daya manusia, inovasi, mutu pelayanan, dan kepercayaan masyarakat.
Brand awareness yang berkelanjutan bukan hanya tentang bagaimana rumah sakit dikenal, tetapi juga bagaimana rumah sakit menghadirkan layanan yang bermutu, terpercaya, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat
