KEGIATAN/EVENT LPPM

Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Sidoraharjo: Langkah Nyata Mendukung Generasi Sehat dan Berkualitas

GRESIK – Edukasi Kesehatan Dorong Peran Masyarakat dalam Pencegahan Stunting dan Mendukung Pencapaian SDGs

GRESIK – Pencegahan stunting menjadi salah satu tantangan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan keluarga dan masyarakat melalui edukasi mengenai pemenuhan gizi, pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta peran orang tua dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, Kelompok 18 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya menyelenggarakan Workshop Pencegahan Stunting di Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini ditujukan kepada masyarakat desa, khususnya ibu-ibu, dengan tujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai pencegahan stunting sejak dini.

Workshop dilaksanakan melalui penyampaian materi menggunakan bahasa sederhana, diskusi interaktif, serta media edukasi berupa brosur, poster, dan flyer. Materi yang disampaikan meliputi pengertian stunting, faktor penyebab, ciri-ciri, pencegahan stunting, serta pentingnya pemenuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Selain itu, peserta juga memperoleh edukasi praktis melalui demonstrasi pembuatan makanan pendamping ASI (MP-ASI) bergizi.

Kegiatan ini diikuti oleh 26 ibu warga Desa Sidoraharjo. Berdasarkan hasil evaluasi, tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 89,3%, sedangkan hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 16,6%. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti workshop, sekaligus menggambarkan penerimaan positif terhadap metode edukasi yang digunakan.

Pencegahan Stunting sebagai Upaya Mendukung SDGs

Kegiatan workshop pencegahan stunting memiliki keterkaitan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Edukasi mengenai pemenuhan gizi ibu dan anak mendukung upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nutrisi dan pencegahan masalah gizi. Sementara itu, penyampaian materi dan diskusi interaktif menjadi sarana pendidikan kesehatan yang dapat memperkuat pengetahuan keluarga dalam menjaga tumbuh kembang anak.

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Pengetahuan yang diperoleh melalui workshop diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pemenuhan kebutuhan gizi, perhatian terhadap pertumbuhan anak, hingga peningkatan peran orang tua dalam menjaga kesehatan keluarga.

Melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan stunting memerlukan perhatian sejak masa kehamilan hingga periode pertumbuhan anak. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi salah satu langkah dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan dan kesejahteraan. Workshop Pencegahan Stunting di Desa Sidoraharjo menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat, memperkuat kesadaran keluarga, dan mendorong peran aktif masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Ach. Fauzi, S.Kep.,Ns

Staff Penelitian, Inovasi dan Umum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *