Fakultas Kedokteran UNUSA Berperan Aktif dalam Pencegahan Kontaminasi Air di PP Putri Wahid Hasyim Bangil

dr. Irmawan Farindra, M.Si
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) FK UNUSA berperan serta membantu peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang kesehatan di ingkungan Pondok Pesantren dengan mengadakan Pemberdayaan Kesehatan Pesantren melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang bertajuk “Pencegahan Kontaminasi Air sebagai Upaya menurunkan Kejadian Diare di PP Putri Wahid Hasyim Bangil” diketuai oleh dr. Irmawan Farindra, M.Si selaku Dosen FK UNUSA. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 18 Mei 2023 di Aula PP Putri Wahid Hasyim Bangil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini di ikuti oleh seluruh santri dan juga pengurus PP Putri Wahid Hasyim Bangil dengan total peserta 40 orang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara interaktif, dibuktikan dengan keantusiasan dan keaktifan santri Wahid hasyim dalam mengikuti kegiatan, banyak diantara santri yang bertanya kepada pemateri dan akti mengikuti gamas wawasan yang diberikan.
PP Putri Wahid Hasyim Bangil, sebuah pondok pesantren yang dihormati karena dedikasinya terhadap pendidikan dan kesejahteraan santri, telah menemukan sekutu yang kuat dalam upaya mereka untuk menurunkan kejadian diare. Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) telah berperan aktif dalam pengabdian masyarakat mereka dengan fokus pada pencegahan kontaminasi air di pondok pesantren ini. Dalam upaya untuk mengatasi masalah yang sering muncul di lingkungan pondok pesantren, Fakultas Kedokteran UNUSA telah memberikan perhatian khusus pada kualitas air yang digunakan oleh santri dan staf di PP Putri Wahid Hasyim Bangil. Dalam kolaborasi yang erat antara fakultas dan pondok pesantren, mereka telah mengambil tindakan konkret untuk meminimalkan risiko kontaminasi air yang dapat menyebabkan diare.
Sebagai langkah awal, tim dari Fakultas Kedokteran UNUSA telah melakukan observasi terhadap infrastruktur air di PP Putri Wahid Hasyim Bangil. Seperti sumber air, sistem penyediaan air, dan saluran distribusi air yang ada. Selanjutnya, tim medis dari Fakultas Kedokteran UNUSA melibatkan diri secara langsung dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di pondok pesantren. Mereka memberikan pelatihan kepada santri dan pengurus mengenai pentingnya air bersih dan cara-cara menjaga kualitas air yang baik. Materi pelatihan meliputi teknik mencuci tangan yang benar, penggunaan air yang steril untuk minum dan memasak, serta pentingnya perawatan dan sanitasi tangki penyimpanan air. Semoga langkah-langkah yang telah diambil dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menginspirasi upaya serupa di seluruh komunitas pendidikan, untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit.





