Hal yang dapat dilakukan dirumah ketika mengetahui anak mengalami Speech Delay

dr. Mery Susantri, Sp. A.
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Stimulasi pada anak memang seharusnya dilakukan sejak dini agar anak terhindar dari masalah keterlambatan berbicara atau speech delay. Speech delay merupakan salah satu gangguan komunikasi yang wajar terjadi pada anak di masa pertumbuhannya. Namun jika hal ini dibiarkan, speech delay dapat menjadi gangguan serius yang berpengaruh pada kecerdasan dan juga perilaku anak di masa depan.
Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat 5-8 persen anak prasekolah yang mengalami speech delay. Bahkan, khusus di Jakarta, tercatat ada 21 persen anak yang mengalaminya. Kenapa anak bisa speech delay?? Karena kurangnya stimulasi bahasa yang diberikan orang tua, terlalu banyak memberikan screen time pada anak seperti bermain gawai, menonton televisi sehingga minim interaksi antara anak dan orang tua.

Lalu, apa yang harus dilakukan oleh orang tua saat mengetahui anaknya mengalami speech delay? Gejala keterlambatan berbicara pada anak dapat juga diatasi dengan memberi beberapa stimulasi saat di rumah seperti sering mengajak anak berbicara memperhatikan gerak gerik anak, memberikan respon menyenangkan saat mengajak anak berbicara, batasi penggunaan gawai pada anak, gunakan kosa kata yang baik dan benar. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah membawa anak ke dokter spesialis anak untuk dilakukan beberapa tes untuk mengetahui masalah dasar yang dialami anak, seperti tes mendengar hingga terapi berbicara. Pemeriksaan ke dokter spesialis anak sedini mungkin ketika melihat adanya kejangggalam pada kemampuan berbahasa anak memang sangat penting. Sebab, berbagai terapi medis untuk speechdelay biasanya akan berkurang keefektifannya jika dilakukan jika anak sudah lebih besar atau pada sekitar usia sekolah. Dengan adanya hal tersebut diharapkan kesadaran orang tua terhadap tumbuh kembang anak sangatlah penting mengingat orang tua merupakan orang yang paling dekat dengan anak, sehingga apabila orang tua mampu mengenali tanda-tanda dan gejala anak mengalami speech delay bisa segera mengambil tindakan cepat dan tepat untuk penanganan masalah tersebut.






