DOSEN MENGABDI

Pelatihan Kader Posyandu Jiwa di Kabupaten Gresik: Menghubungkan Pelayanan Kesehatan Jiwa dengan Kebutuhan Masyarakat

dr. Hafid Algristian, Sp.KJ
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan topik “Pelatihan Program Seleksi Pasien untuk Kader Posyandu Jiwa dalam Pembinaan Usaha Mandiri Keluarga ODGJ” telah sukses diselenggarakan pada Rabu, 26 Juli 2023 di Ruang Pertemuan Rumah Sakit Grha Husada Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta kader posyandu jiwa mengenai pentingnya pengetahuan tentang gangguan jiwa, stigmatisasi terhadap pasien ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa), kriteria seleksi pasien ODGJ yang tepat, konsep pembinaan usaha mandiri bagi keluarga ODGJ, serta memberikan dukungan emosional yang efektif kepada ODGJ dan keluarganya.

Pelatihan ini diikuti oleh 21 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan jiwa masyarakat. Dalam pelatihan ini, para peserta kader posyandu jiwa dibekali dengan pengetahuan mendalam tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan ODGJ. Mereka diberikan wawasan tentang bagaimana mengenali dan mengatasi gangguan jiwa, serta menghapus stigma yang sering kali masih melekat pada pasien ODGJ.

Salah satu tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para peserta kader posyandu jiwa mampu melakukan seleksi pasien ODGJ secara tepat dan relevan. Kriteria ini digunakan untuk menentukan siapa saja pasien ODGJ yang stabil dan dapat mengikuti Pembinaan Usaha Mandiri Keluarga ODGJ. Kriteria seleksi yang akurat sangat penting guna memastikan bahwa pelayanan yang diberikan dapat memberikan manfaat maksimal kepada pasien yang membutuhkannya. Selain itu, para peserta juga diajarkan bagaimana mendekati dan memberikan dukungan emosional yang efektif kepada pasien dan keluarganya, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman.

Selain aspek klinis, pelatihan ini juga fokus pada konsep pembinaan usaha mandiri bagi keluarga ODGJ. Ini merupakan langkah penting dalam membantu keluarga ODGJ untuk menjadi mandiri secara finansial dan tidak bergantung pada dukungan penuh dari pihak lain. Para peserta diajarkan tentang berbagai usaha mandiri yang dapat dilakukan oleh keluarga ODGJ, sehingga mereka dapat berkontribusi positif dalam masyarakat.

dr. Hafid Algristian, Sp.KJ, seorang psikiater sekaligus yang menjadi narasumber dalam pelatihan ini, berbicara tentang pentingnya menghubungkan pelayanan kesehatan jiwa dengan kebutuhan yang nyata di masyarakat. Beliau menyatakan, “Dengan melatih kader posyandu jiwa untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang gangguan jiwa, stigma, dan kebutuhan keluarga ODGJ, kita dapat membangun jembatan antara pelayanan kesehatan jiwa dan masyarakat. Hal ini akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pasien ODGJ dan keluarganya.” Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta kader posyandu jiwa tidak hanya menjadi agen perubahan dalam upaya mendukung pelayanan kesehatan jiwa, tetapi juga mampu membantu mengurangi stigma yang masih melekat pada ODGJ. Dengan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh pasien ODGJ dan keluarganya, para kader posyandu jiwa diharapkan dapat berperan aktif dalam menghubungkan pelayanan kesehatan jiwa dengan dunia nyata masyarakat, memastikan bahwa pelayanan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan relevan bagi mereka yang membutuhkannya.

Fina Amru Millati, S.Kom

Staff Pengabdian kepada Masyarakat, KKN, Kerjasama dan Keuangan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *