DOSEN MENGABDI

Peningkatan Peran Serta Kader Dalam Menurunkan Diare Pada Bayi dan Balita

Hinda Novianti, SST, M.Kes
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Di Indonesia, diare merupakan penyakit endemis dan penyakit potensial kejadian luar biasa yang sering berhubungan dengan kematian. Diare merupakan gejala infeksi pada saluran usus, yang dapat disebabkan oleh berbagai infeksi bakteri, virus dan parasit. Diare merupakan keadaan tidak normalnya pengeluaran feses yang ditandai dengan peningkatan volume dan keenceran feses serta frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali sehari dengan atau tanpa lender darah (pada neonatus lebih dari 4 kali).

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RW 2 Pacar Kembang, Kelurahan Kedung Sroko Surabaya Pada Juni 2023. Pelaksanaannya kader yang disebut KSH (Kader Surabaya Hebat) dikumpulkan di Balai RW 2 Pacar Kembang sebanyak 30 orang. Wilayah disana termasuk padat penduduk, dimana jarak antara rumah satu dengan yang lain sangat dekat. Secara umum tingkat pengetahuan masyarakat tentang kesehatan sudah cukup baik. Fasilitas kesehatan sudah tersedia dan mudah di jangkau. SDM atau tenaga kesehatan sudah cukup memadai. Peran kader ada, dimana dalam beberapa hal sudah baik, namun ada beberapa hal yang belum maksimal. Berdasarkan survei awal, diketahui banyak ibu yang memiliki bayi maupun balita kurang bisa mendeteksi secara dini gejala diare pada anak mereka serta kurang cekatan memberikan pertolongan awal ketika bayi atau balita mereka mengalami diare, akibatnya beberapa sudah dehidrasi baru dibawa ke petugas kesehatan/pelayanan fasilitas kesehatan. Hal ini tentunya sangat berbahaya, karena bisa berakibat fatal yakni kematian akibat dehidrasi.

Sebelum diberikan edukasi, kader diberikan kuesioner pretest dan posttest,  untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Peserta berjumlah 30 orang. Hasil pretest yang berpengetahuan baik 75%, hasil posttest pengetahuan baik 93,4%. Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan kemampuan dan pengetahuan kader dalam medeteksi secara dini gejala diare pada bayi dan balita serta memberikan pertolongan awal dengan segera. Pemberian edukasi ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan terutama bagi bayi dan balita.

Fina Amru Millati, S.Kom

Staff Pengabdian kepada Masyarakat, KKN, Kerjasama dan Keuangan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *