Tingginya Angka Diabetes Tipe 2, Dorong FK UNUSA Sosialisasi Asupan Gizi Seimbang di PP Wahid Hasyim Bangil

dr. Achmad Yarziq Mubarak Salis Salamy,MHPE
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Diabetes melitus merupakan ganguan metabolisme akibat peningkatan kadar gula diatas normal yang berlangsung secara kronis. Kadar gula yang tinggi disebabkan gangguan hormon insulin yang dihasilkan pankeras. Insulin berfungsi mengatur penggunaan glukosa pada otot, lemak atau sel-sel lain ditubuh. Diabetes melitus dibedakan menjadi 2 tipe yaitu diabetes DM tipe 1 dan diabetes tipe 2.
Diabetes melitus sering dianggap sebagai penyakit orang dewasa. Namun diabetes melitus juga dapat terjadi pada anak dan remaja. Diabetes tipe 1 biasanya terjadi pada anak, namun dengan adanya faktor risiko obesitas, genetik, dan etnik serta riwayat diabetes tipe 2 pada keluarga menyebabkan risiko diabetes tipe 2 juga meningkat. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) diabetes melitus pada anak usia 0-18 tahun meningkat sebesar 700% selama jangka waktu 10 tahun.
dr. Achmad Yarziq Mubarak, dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya melakukan pengabdian masyarakat tentang Pencegahan Diabetes Tipe 2 dengan Asupan Gizi Seimbang di Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi pada santri tentang diabetes melitus tipe dua dan asupan gizi seimbang untuk mencegah diabetes tipe 2. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 40 orang santriwati. Santriwati mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Kegiatan dilakukan dengan pemaparan materi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat dilakukan secara rutin sehingga dapat memberikan edukasi kepada remaja tentang pencegahan diabetes tipe 2, dan membantu pencegahan penyakit tidak menular pada remaja. Selain itu santriwati dapat menerapkan gizi seimbang dalam asupan nutrisi harian.
ditulis oleh Ari Aizah





