UNUSA Gelar Simulasi Rumah Sehat di Desa Sidoraharjo untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Kesehatan Keluarga

Gresik – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat melaksanakan simulasi rumah sehat bagi warga Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya rumah sehat dalam mendukung kesehatan serta kenyamanan keluarga.
Simulasi rumah sehat dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, dan pembagian leaflet edukasi. Materi yang disampaikan mencakup persyaratan rumah sehat, seperti ventilasi udara yang memadai, pencahayaan yang cukup, kebersihan lantai dan dinding, ketersediaan air bersih, pengelolaan limbah rumah tangga, serta kebersihan kamar mandi dan lingkungan sekitar rumah.
Rumah sehat tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan psikologis dan sosial penghuninya. Lingkungan rumah yang aman, nyaman, bersih, dan memiliki sirkulasi udara yang baik dapat membantu menjaga kesehatan keluarga serta mendukung produktivitas anggota keluarga.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Nilai rata-rata pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan sebesar 21,23%. Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan mencapai 89,8%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi dan simulasi rumah sehat memperoleh respons positif dari masyarakat.
Antusiasme warga terlihat melalui partisipasi dalam diskusi, penyampaian pertanyaan, dan berbagi pengalaman mengenai kondisi rumah serta lingkungan tempat tinggal. Leaflet yang dibagikan juga diharapkan dapat menjadi sumber informasi tambahan bagi masyarakat dalam menerapkan prinsip-prinsip rumah sehat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa rumah sehat merupakan salah satu faktor penting dalam pencegahan penyakit, peningkatan kualitas hidup, dan terwujudnya keluarga yang sehat serta nyaman. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.





