UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI LINGKUNGAN PANTI ASUHAN

Dr. Bastiana, dr.,Sp.PK
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Covid-19 masih dijumpai pada tingkat global dan nasional. Penularan covid-19 melalui droplet atau percikan pada jarak 1-2 meter melalui orang yang batuk dan bersih tanpa ditutup menyebabkan penularan sangat cepat. Upaya yang dilakukan untuk memutus mata rantai penularan covid-19 adalah dengan mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. Protokol kesehatan yang dilakukan mulai dari menggunakan masker, mencuci -tangan dengan sabun dan menjaga jarak.
Dr Bastiana, dr., Sp.PK salah satu dosen fakultas kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya melakukan pengabdian masyarakat dengan bekerjasama dengan Panti Asuhan Kun Fayakun Surabaya. Upaya ini dilakukan karena masih banyaknya yang mengabaikan protokol kesehatan terutama pada anak-anak. Anak-anak merupakan kelompok umur yang memiliki risiko terpapar Covid-19 sehingga diperlukan perhatian. Panti asuhan merupakan tempat mayoritas hunian anak-anak sehingga perlu dilakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan.
Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan sosialisasi protokol dan pelatihan pembuatan konektor masker dalam upaya pencegahan covid 19. Kegiatan ini dilakukan melalui 2 tahap yaitu prakegiatan dilakukan dengan identifikasi dan koordinasi dengan pihak panti asuhan serta tahap kegiatan dilakukan sosialisasi secara luring dengan materi protokol kesehatan mulai dari cuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 20 orang, mereka antusias dan aktif bertanya kepada pemateri. Setelah dilakukan pemberian materi dilakukan pelatihan pembuatan konektor masker untuk mengisi kegiatan anak-anak di panti asuhan Kun Fayakun.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif pada pengetahuan peserta dengan meningkatnya hasil posttest yang diisi oleh peserta. Pengabdian masyarakat ini menjadi sumber pemberdayaan masyarakat pada anak-anak dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan yang dapat diterapkan dan disebarluaskan selain itu menjadi media kreatif, produktif dan juga stress relief.





